topmetro.news, Medan – Upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat kembali dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan SH MH sebagai narasumber utama dan diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, hingga pelaku usaha kecil.
Dalam kesempatan tersebut, Dr Maruli Siahaan menyampaikan pentingnya memahami dan mengamalkan Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus diperkuat agar masyarakat mampu menghadapi berbagai dinamika sosial yang berkembang di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Empat Pilar MPR RI merupakan landasan utama yang menyatukan bangsa Indonesia yang sangat beragam. Jika nilai-nilai ini dipahami dan dijalankan dengan baik, maka persatuan dan keutuhan bangsa akan tetap terjaga,” ujar Dr Maruli Siahaan di hadapan para peserta.
Ia juga menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya berasal dari faktor eksternal, tetapi juga dari perubahan sosial di dalam masyarakat, seperti meningkatnya perbedaan pandangan, pengaruh informasi yang tidak terverifikasi, serta berkurangnya sikap saling menghargai. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat kesadaran kebangsaan dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan sosial.
“Indonesia dibangun di atas keberagaman. Perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang merupakan kekayaan yang harus kita rawat bersama. Dengan menjadikan Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman, kita dapat terus memperkuat rasa persaudaraan sebagai satu bangsa,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara terbuka dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya diskusi serta aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan mereka. Dialog yang berlangsung juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr Maruli Siahaan juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta menjaga persatuan di tengah perkembangan zaman, khususnya di era digital yang sarat dengan arus informasi yang begitu cepat.
Menutup kegiatan, Dr Maruli kembali mengingatkan bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air harus terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.
“Selama kita menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan, Indonesia akan terus berdiri kuat sebagai bangsa yang besar dan bermartabat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Medan Perjuangan semakin memahami pentingnya penerapan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari serta turut berperan aktif dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.
sumber | RELIS

